Senin, 13 Oktober 2014

PECI HITAM
Di pelosok negeri ini
Masih ada anak kecil ingusan takut bermimpi
Di pelosok negeri agraris ini
Ada keluarga petani yang kalah gemuk dengan tanamannya
Di pelosok negeri kepulauan ini
Suara rakyat tak lebih dari suara lebah yang bisu

Bapak berpeci hitam, 5 tahun hela nafas ini menanti kehadiranmu
Kau dihina, kau dipuja, kau di elu-elukan
Kau manusia setengah dewa
Jutaan kepala manusia ini, ada di dalam genggamanmu
Jutaan mimpi dan harapan, ada disetiap jengkal jemari manismu

Dengarkanlah bapak berpeci hitam
Bangunkanlah bangsa ini dari mimpi buruk abadinya
Mimpi putus sekolah, mimpi kehancuran moral, mimpi tak bisa makan nasi negeri sendiri
Hancurkan korupsi, lenyapkan dari bumi pertiwi mereka yang menggerogoti kekayaan bangsa ini,
Bapak berpeci hitam, ini hanya sekelumit isi hati rakyat
Jayalah negeriku, garuda didadaku, pancasila dihatiku

YANG TERSIRATKAN
Sepenggal kisah yang terlupakan
Tak semestinya dibiarkan hilang diterpa jaman
Ketika sang malaikat berjubah api
menyinari khatulistiwa dengan pelangi api
demokrasi anarki demokrasi setengah hati
iblis bersayap, malaikat berjubah api,
bukan pelangi api atau tsunami janji-janji yang kami butuhkan
tanah-tanah bernyawa ini, hanya butuh hatimu yang berhati-hati


Tidak ada komentar:

Posting Komentar